Sponsers

Minggu, 06 Juni 2010

Mencoba imageshack



Uploaded with ImageShack.us

Pada awalnya manusia hanya diberi rasa ingin tahu...

Sebenarnya apa ya judul yang tepat untuk artikel kali ini...yang jelas saya ingin menulis tentang sifat dasar manusia.

Sejak Nabi Adam ...sebagai manusia pertama di muka bumi ini...manusia sudah dilengkapi dengan rasa ingin tahu yang sangat besar. Persis seperti anak-anak yang selalu bertanya ini..itu...dan kalau nggak menemukan jawaban yang tepat ...dia akan terus mengejar.

Kisah Nabi Adam dan Ibu Hawa...bisa kita jadikan contohnya. Adam digoda oleh Iblis untuk memakan buah Quldi....namun Adam tetap tak tergoyahkan. Ketika Ibu Hawa yang digoda dan dikatakan bahwa buah Quldi bisa membuatnya berada di surga selamanya....Timbullah sifat ingin tahu...dan sekaligus sifat keserakahan.

YA..keserakahanlah yang membuat Adam dan Hawa...melanggar larangan Tuhan...untuk memakan buah Quldi. Akhirnya Tuhan menghukum mereka berdua...dan dikeluarkan dari surga.

Lama sekali Adam dan Hawa menangis dan memohon ampun kepada Tuhan atas Dosa yang mereka perbuat lewat sebuah do'a yang sangat terkenal...

"Robbana ya Robbana...robbana dholamna...anfusana...wa illam taghfrilana....watarhamna...lana kunanna ...minal khoshirin..."

artinya :

"Wahai Tuhan...kami telah berbuat Dholim kepada diri kami sendiri...maka Ampunilah segala dosa dan kekhilafan kami....karena jika Tidak Engkau ampuni kami...maka kami termasuk orang-orang yang merugi..."

Bertahun-tahun Adam dan Hawa.....menangis sambil menyesali dosanya....agar diampuni oleh Tuhan..akibat dosa yang telah mereka perbuat....

Kemudian setelah Adam dan Hawa beranak pinak menjadi sedemikian banyaknya ...seperti terlihat sekarang ini. Ada Milyaran jumlah manusia di Bumi ini....Apakah masih tersisa rasa penyesalan Sang Nabi...?

Rasa-rasanya kita patut merenung...bahwa sampai sekarang pun manusia...tetap senang melakukan dosa dan salah. Bahkan seolah-olah menganggap bahwa dosa yang mereka perbuat tidak akan membuat mereka dihukum oleh Tuhan...toh Tuhan Maha Pengampun kan...?

Padahal tidak demikian adanya...setiap kata ..setiap perbuatan...entah baik ataupun salah....entah kecil atau besar....atau bahkan hanya sebesar partikel atom...maka itu akan mendapatkan balasan yang setimpal.

Semoga saja kita terhindar dari sifat dholim dan berbuat salah...sehingga menjadi manusia yang bahagia dunia...dan akhirat.....Amiien.

Demikian coretan pagi ini...semoga membawa manfaat kepada kita semua...

Waah..seneng banget rasanya bila lihat anak sedang latihanTaekwondo...



Walaupun masih Tk Kecil...anakkau memang kelihatan sangat senang dan semangat mengikuti latihan takewondo. Padahal rata-rata yang ikut sudah sekolah SD. Makanya ketika anakku ikut....aku pesan sama Guru pelatihnya...bahwa anakku masih kecil...mohon dibimbing sebisanya.

Nih ada foto-foto nya ketika memakai baju taekwondo selesai latihan ..



Rabu, 02 Juni 2010

Tips mendidik anak yang bandel...

Mendidik anak memang harus sabar dan telaten. Bagaimana tidak...anak sekarang lebih susah diatur dan banyak maunya. Kalau mau dituruti semua keinginannya..itupun bukan solusi yang baik...karena bisa-bisa anak kita menjadi manja....dan egoisnya lebih tinggi lagi. Solusinya ya...di kombinasi keras dan lunak. Syukur-syukur diajak bicara dari hati ke hati.

Dalam istilah jawa...mendidik anak itu seperti melengkungkan kayu...kalau terlalu keras...maka salah-salah kayunya bisa patah. sayang kan ...bila anak yang kita kasihi dan sayangi..menjadi anak yang salah jalan. Anak yang lebih percaya kepada orang luar dibandingkan percaya dengan kita selaku orang tua.

Tips ini juga yang saya terapkan dalam mendidik anak saya. Kadang perlu juga keras untuk menegakkan disiplin. Namun harus dibarengi sikap lembut dan bisa meluluhkan hatinya.

Kita kasih tahu apa manfaatnya....apa keburukannya. Jadi anak yang baik itu gimana...dst.

Terus terang...saya lebih kawatir kepada akhlak anak saya nantinya dibandingkan anak saya nggak dapat pendidikan tinggi dan pekerjaan yang banyak menghasilkan uang.

Lihatlah jaman sekarang...begitu banyak orang yang terjerumus dalam perilaku kemaksiatan dan memuja hawa nafsu. Kehidupan yang hanya mau senangnya aja. Yang penting gue suka. Benar-benar jaman edan. Kalau kita tidak mempersiapkan anak-anak kita mulai dari kecil....bukan tidak mungkin anak kita nanti akan tergerus oleh sikap modernisme yang salah kaprah tersebut.

Demikian tips mendidik anak kali ini semoga bermanfaat....

Selasa, 26 Mei 2009

Zidan Gundul Lagi


Zidan Bermain sama komang



Foto dulu aaah...




Bersama komang bermain pedang dan panah

Kamis, 16 April 2009

Zidan dan om imam


zidan sedang bermain pasir putih di owabong Purbalingga



Zidan baru bobok krn kecapekan bermain.........



zidan kompak ama om imam...........



main pasir lagi yuk di owabong

Kamis, 02 April 2009

Liburan ke Pulau Lombok

Zidan antrie di pelabuhan Padang Bai mau nyebrang ke Lombok



Antrie lama capek.....ndong bunda ya...capek nih kaki zidan..!



Wah dimana sih ayah dan bunda?...kok zidan di tinggal sendirian di hotel. Coba tak telepon dulu yah..!


Aah....tidur aja sendiri....dari pada pusing2 nyariin ayah dan bunda.....Oh ya...itu ayah ada ternyata.....zidan lupa...ayah kan yg foto zidan yah...?





Ayah pergi ke Malibu sendiri ama teman2 nya ...zidan nggak diajak..soalnya zidan lagi belanja di pengrajin mutiara........jadi ayah foto sendiri.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger